Menjadi seorang pebisnis tidak harus pelih – pilih dalam menjalankan
usahanya. Senyampang itu menguntungkan dan bisa membuat bisnis kita berkembang,
dengan siapapun kita berbisnis tentu oke saja. Namun dalam menjalankan bisnis
dengan beberapa jenis dan tipe orang, tentu berbeda pula cara menghadapinya.
Kadang peluang dalam berbisnis iut muncul dari keluarga terdekat kita.
Bisa datang dari teman maupun juga dari saudara kita sendiri. Sebagai seorang
pebisnis yang baik, kita juga harus pandai menjaga profesionalitas kita, baik
di hadapan teman atau pun di hadapn keluarga kita. Lalu bagaimana cara menjaga
profesionalitas berbisnis dengan teman atau keluarga, simak ulasan di bawah
ini.
1. Buatlah Jobdesc Bisnis Yang Jelas
Ini sangat penting sekali ketika Anda bekerjasama dalam bisnis dengan
teman atau pun dengan keluarga Anda. karena bagaimanapun juga, ke depan jika
bisnis yang Anda kelola bersama ini semakin besar, maka pembagian tugas yang
benar harus Anda lakukan. Bagaimana membagi tugas yang baik dan benar adalah
harus disesuaikan dengan kemampuan dan potensi dari masing – masing pihak. Jika
Anda ahli dalam pemasaran, maka sebaiknya Anda yang memegang kendali dalam
marketing. Sebaliknya jika teman atau keluarga Anda ahli dalam administrasi,
maka serahkan tugas keadministrasian kepada nya.
2. Tentukan Kepemilikan Saham Usaha Yang Jelas
Sebelum benar – benar melangkah dan menjalankan bisnis bersama Anda,
sebaiknya tentukan kepemilikan usaha yang jelas. Maksudnya adalah seberapa
besar bagian dari masing – masing pihak. Kepemilikian usaha bisa dibagi menurut
modal, baik modal berupa finansial maupun modal tempat atau bisa juga modal
tenaga. Bisa 50/50 atau bisa juga 40/60 atau berapapun bagiannya yang Anda dan
teman Anda sepakati. Sangat penting ke depan untuk menghindari sengketa yang mungkin
saja bisa terjadi, meskipun tidak diharapkan.
3. Buat Sistem Bagi Hasil Yang Baik
Sebuah sistem yang mengatur dan membicarakan seberapa besar bagi hasil
yang Anda sepakati. Bicarakan dengan terbuka dan transparan dengan teman dan
keluarga yang sedang bebisnis dengan Anda. Jika hal ini tidak segera Anda
putuskan sejak awal, maka jika bisnis Anda benar – benar berjalan pasti akan
sulit untuk membicarakan sistem bagi hasil yang Anda sepakati berdua. Perasaan
sungkan dan canggung akan lebih mendominasi sehingga akan menghambat
pembicaraan Anda. Jadi, lebih baik segera tentukan sistem bagi hasil yang baik
sebelum bisnis benar – benar berjalan.
4. Jangan Lupa Bicarakan Resiko
Sering kita lupakan dalam persiapan menjalankan sebuah bisnis. Ya,
faktor resiko juga harus menjadi pertimbangan Anda dalam menjalankan sebuah
usaha, apalagi jika usaha yang akan Anda jalankan merupakan usaha bersama. Duduk
bersama dan bicaralah mengenai resiko yang mungkin akan terjadi dengan bisnis
bersama Anda. diskusikan dengan terbuka dan intens, bicarakan juga kemungkinan
putusnya pertemanan atau persaudaraan Anda.
Lakukan pembicaraan yang aktif untuk mengantisipasi faktor resiko yang
mungkin terjadi. Jadi untuk tetap menjaga profesionalitas dalam menjalankan
pekerjaan bersama teman atau keluarga adalah tetap berkomunikasi dengan baik.
Lebih cepat lebih baik, bicarakan semuanya di awal. Semakin terbuka dan semakin
banyak diskusi yang Anda lakukan, akan semakin membuat persiapan Anda semakin
matang.

